Rabu, 30 Maret 2016

proses melahirkn lumba lumba

Gambar lumba lumba melahirkan merupakan peristiwa alami yang jarang sekali tertangkap kamera dan lumba-lumba hidung botol ini melahirkan anaknya dengan mengeluarkan ekor anaknya terlebih dahulu .. sang induk kemudian membimbing bayinya dengan lembut ke permukaan dan mereka berdua berenang untuk pertama kalinya


 foto yang sangat langka, lumba2 melahirkan bisa tertangkap kamera


melahirkan dengan ekor keluar terlebih dahulu

 
sang anak lahir masih berlumuran darah

gambar-gambar ini diambil di wildlife park pool Rimini, Italy, potograpernya,Mr. Stanzani, bilang, "mengambil foto dengan sudut yang baik sangat sulit."
Stanzani sendiri telah mengumpulkan foto lumba-lumba hampir selama 14 tahun dan ia berkata biasanya lumba-lumba melahirkan di malam hari sehingga kualitas cahayanya sangat buruk dan sulit diabadikan


berenang berdampingan berdua bersama ibunda tercinta

lumba2 yang sedang melahirkan biasanya menjauh dari jendela kolam saat melahirkan dan meskipun dekat dengan jendela, kadang kualitas airnya yang kotor. saat itu saya sungguh sangat beruntung." pada saat pengambilan gambar ada tiga orang photographer dan tiap photographer berada di masing-masing jendela kolam bawah air dan Mr. Stanzani berada di jendela yang tepat.. "jangankan mengambil gambar, photographer yang lain malah tidak bisa melihat kejadian ini," kenang Mr. Stanzani



induk lumba2 yang untuk pertama kalinya mengajarkan anaknya beraksi



saat sang induk membantu anaknya berenang untuk pertama kalinya

lumba lumba pink

Lumba-lumba 'Pink' Muncul Lagi Setelah 10 Tahun Menghilang

By
Liputan6.com, Louisiana - Kaptain Erik Rue nahkoda kapal Calcasieu Charter Service pertama kali melihat lumba-lumba misterius berwarna merah muda pada tahun 2007 di Sungai Calcasieu, Lousiana AS. Ia pun memanggilnya Pinky.
8 tahun lalu, bayi lumba-lumba ini selalu berenang bersama ibunya. Sekarang, setelah 1 dekade berlalu, Pinky berenang sendiri. Terkadang ia terlihat berenang bersama lumba-lumba lainnya.
Yang membuat Pinky unik adalah warnanya yang benar-benar merah jambu. Para saksi mata menduga hewan itu albino, tapi seekor lumba-lumba albino seharusnya berwarna putih, bukan merah muda.
"100 persen pink, seperti perut lumba-lumba yang sedikit merah jambu, Pinky ini seluruh tubuhnya berwarna merah jambu," kata Kapten Rue kepada WGNO, Senin 7 September 2015.
"Kami masih melihatnya berenang hampir setiap hari di kala musim panas, tapi menjadi semakin sering dalam beberapa minggu terakhir ini. Ia kelihatan senang dan sehat," tutur Kapten Rue.

sirkus lumba lumba di larang

Sirkus keliling lumba-lumba berbahaya tapi marak di Indonesia

  • 26 Januari 2016
Image caption Pengunjung umumnya menonton sirkus lumba-lumba karena ingin mengedukasi anak dan sebagai hiburan.
Dua ekor lumba-lumba di dalam sebuah kolam bundar menunjukkan kemampuan berhitung mereka dengan menyundul bola, melompati ring, dan bermain dengan ring yang diletakkan di moncong mereka.
Begitulah atraksi sirkus lumba-lumba keliling di Medan, Sumatera Utara.
Hewan mamalia tersebut juga bersalaman dengan pengunjung, melompat-lompat diiringi dengan lagu pop dan dangdut dan mencium para pengunjung di Gelanggang Remaja Medan selama bulan Januari ini.
Penonton yang menyaksikannya terkesima: bertepuk tangan dan terhibur.
"Ya, untuk memperkenalkan anak-anak kepada lumba-lumba, biar tau aja lumba-lumba itu seperti apa," kata Lia, seorang pengunjung ketika ditanya mengenai tujuannya menonton acara sirkus keliling.
Namun, pertunjukan lumba-lumba keliling sebenarnya dilarang di hampir seluruh dunia karena dianggap akan mengancam hewan tersebut secara psikis dan fisik.
"Karena sudah dibuktikan lumba-lumba sulit sekali dipelihara di luar habitatnya, apalagi kalau mereka harus keliling," kata aktivis perlindungan hewan dari Jakarta Animal Aid Network, Femke Den Haas.
Pemerintah hanya mengizinkan lumba-lumba digunakan dalam pentas hiburan bila kondisinya baik untuk binatang tersebut, tapi realitanya kerap tidak demikian.
Di Medan contohnya, atraksi lumba-lumba berlangsung setiap hari sejak akhir Desember 2015 hingga awal Februari mendatang.
Image caption Indonesia dianggap sebagai negara terakhir di dunia yang masih memperbolehkan atraksi lumba-lumba keliling.
Dalam sehari, pertunjukan diadakan empat kali dan khusus pada akhir pekan malah ditambah menjadi lima kali.

Kondisi darurat

"Kondisi di dalam (sirkus) itu sangat panas. Rasa gerah, gitu yah. Terus, sangat darurat, pakai kayu jadi tidak begitu bagus tempatnya begitu," ungkap seorang wartawan di Medan, Maskur Abdullah.
Situasi seperti ini menurut Femke Den Haas tidak baik buat lumba-lumba.
"Di kolam yang menetap saja sudah sangat-sangat sulit (untuk lumba-lumba merasa nyaman), apalagi kalau mereka harus keliling naik truk, terus mereka pindah dari satu tempat ke tempat lainnya."
"Terus tendanya plastik dengan kolam yang terlalu kecil (dibandingkan dengan laut habitat lumba-lumba), ya pasti buat satwa yang sangat cerdas dan sosial ini bikin stres dan cepat ada kematian," jelas Femke.
Pemerintah memberi izin hanya kepada beberapa perusahaan di Indonesia untuk menyelenggarakan sirkus lumba-lumba selama tidak mengeksploitasi hewan.

Laporkan ke KLH

PT Pembangunan Jaya Ancol di Jakarta adalah salah satu perusahaan yang telah diberi izin untuk menyelenggarakan atraksi lumba-lumba di Jakarta.
Mereka pula yang menggelar sirkus keliling di Medan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Pembangunan Kota Medan.
Namun Sukat dari Perusahaan Gelanggang Samudera Jaya Ancol DKI Jakarta Suka tidak dapat berkomentar ketika hendak dihubungi terkait dengan sirkus lumba-lumba keliling di Medan, Sumatera Utara.
Image caption Lumba-lumba dikenal sebagai hewan yang cerdas.
Sedangkan Sugito, seorang direktur di PD Pembangunan, menjelaskan perusahaan mereka hanya menyewakan tempat penyelenggaraan acara yang dilakukan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol.
Ketika ditanya melalui sambungan telpon mengapa PD Pembangunan memberi izin untuk diselenggarakan acara, Sugito menjawab bahwa jika ada yang ingin menyewa, maka mereka mengizinkan.
Dia menolak menjawab pertanyaan lebih lanjut.
Menurut undang-undang nomor 5 tahun 1990 mengenai konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistemnya yang dikeluarkan kementerian kehutanan, setiap orang dilarang memilhara dan memperniagakan atau mengeksploitasi satwa langka.
Oleh karena itu juru bicara Kementerian Kehutanan, Eka Widodo Sugiri, menegaskan siapapun yang menemukan adanya eksploitasi hewan dapat melaporkan ke Kementerian Kehutanan.
"Artinya biar kita selidiki apa informasi tersebut benar atau di lapangan berbeda. Nanti biar diambil langkah-langkah selanjut," kata Eka.
Sedangkan aktivis lingkungan Femke Den Haas memberi saran jika orangtua ingin mengajarkan anak-anak mengenai lumba-lumba mereka bisa melakukannya dengan melihat langsung di laut.
Dan jika hal tersebut tidak memungkinkan, maka orangtua dapat mengenalkan anak-anak tentang lumba-lumba melalui bacaan di buku atau menonton tayangan edukatif di televisi ketimbang menonton sirkus lumba-lumba keliling yang mencederai hewan tersebut.

lumba lumba

Lumba-lumba dan Perkembangan Teknologi

 
 
 
 
 
 
1 Votes

Banyak ilmuan di dunia ini yang mencoba untuk mengadaptasi perilaku atau struktur tubuh hewan, sebagai bahan untuk penciptaan teknologi baru. Seperti konstruksi pesawat yang diadaptasi dengan menggunakan prinsip terbang sayap burung, model helikopter Sikorsky yang meniru rancangan manuver dari seekor capung, dan masih banyak lagi bentuk teknologi lainnya.
Tidak hanya dari hewan darat seperti burung dan capung. Karena ternyata, mamalia laut seperti lumba-lumba pun memiliki andil yang cukup besar sebagai inspirasi bagi para ilmuwan, dalam mengembangkan bidang teknologi.
Pada teknologi kapal selam misalnya. Setelah melakukan penelitian selama bertahun-tahun, para insinyur Jerman yang menemukan desain sel kulit lumba-lumba, menirunya dan berhasil membuat lapisan luar kapal selam dengan sifat yang sama.
Hal tersebut pernah dijabarkan oleh Harun Yahya, seorang penulis dan ilmuwan Islam asal Turki dalam bukunya yang berjudul ‘For Men of Understanding’. Menurutnya, struktur tubuh lumba-lumba yang berbentuk kumparan memberi mereka kemampuan bergerak sangat cepat di dalam air. Hal inilah yang dipercaya dapat menginspirasi para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi kapal selam.
Struktur rancangan kapal selam terdiri atas dua lapisan karet, dan diantara kedua lapisan itu terdapat sebuah gelembung seperti yang ada pada sel kulit lumba-lumba. “Ketika lapisan ini digunakan, kecepatan kapal selam meningkat hingga 250%,” tulis pria kelahiran 2 Februari 1956 ini, dalam buku tersebut.
Selain itu, ilmuan yang dikenal sebagai pembantah teori evolusi (darwinisme) ini juga menuturkan bahwa kapal selam modern kini telah menggunakan sistem sonar sebagai perangkat navigasi di dalam air. Sistem sonar yang sama juga nyatanya telah digunakan lumba-lumba sebagai perangkat navigasi sejak pertamakali mamalia laut ini “diciptakan”.
Dari organ khusus pada bagian kepalanya, lumba-lumba dapat memancarkan gelombang bunyi sebesar 200.000 hertz (getaran per detik). Dengan bantuan getaran ini, mereka dapat memperkirakan arah, jarak, ukuran, kecepatan dan segala bentuk rintangan yang ada dalam perjalanan mereka. “The working principle of sonar is the same as this faculty of dolphins – prinsip kerja sonar (dalam kapal selam) sama dengan kemampuan yang dimiliki lumba-lumba,” ungkap Harun Yahya.
Terapi Pengobatan Autisme
Tidak sebatas diadaptasi oleh teknologi kapal selam, dalam perkembangannya, kemampuan sonar juga dipercaya oleh beberapa ilmuan dapat meredakan penyakit gangguan saraf, khususnya pada anak-anak penderita autisme.
Terapi ini dimulai oleh Dr. Betsy Smith, seorang antropolog pendidikan, setelah ia melihat efek terapis lumba-lumba pada saudaranya yang mengalami gangguan saraf. Beberapa tahun kemudian, terapi ini kembali dikembangkan oleh David E. Nathanson, Ph.D di Dolphin Human Therapy Centre yang berkantor pusat di Florida, Amerika Serikat.
Untuk mengikuti program terapi ini, anak penderita autis biasanya akan diminta untuk berinteraksi langsung dengan cara berenang, memberi makan, ataupun mengelus lumba-lumba tersebut. Dalam websitenya, Nathanson membagi program terapi ini berdasarkan tingkat kebutuhan yang dinilai sesuai untuk pasien.
Terapi lumba-lumba ini, diakuinya tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya. Akan tetapi, ia menilai bahwa terapi ini dapat meredakan beberapa gejala autisme dengan cara menguatkan proses penyembuhan mereka.
Hal serupa dikemukakan pula oleh Dr Cole, Direktur The Aquathought Foundation.  Menurutnya, gelombang ultrasound yang dikeluarkan lumba-lumba sangat kuat, sehingga bisa menyebabkan pembentukan lubang di struktur molekul cairan dan jaringan lunak. Bunyi ini ia nilai dapat membuat kedua belahan otak lebih sinkron, sehingga komunikasi antara otak kanan dan kiri menjadi jauh lebih baik.
Kendati demikian, argumen mengenai adanya khasiat terapi lumba-lumba ini dibantah oleh Lori Marino dan Scott Lilienfeld, dua peneliti dari Universitas Emory, Atlanta, negara bagian Georga, Amerika Serikat. Menurutnya, hingga saat ini belum ditemukan bukti ilmiah yang menunjukan manfaat dari terapi lumba-lumba sebagai pengobat gangguan saraf.
Sejak tahun 1998, dua peneliti ini telah melakukan lima penelitian yang menunjukan bahwa klaim khasiat terapi lumba-lumba merupakan sebuah pernyataan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Terapi lumba-lumba bukanlah pengobatan yang valid untuk jenis penyakit apapun,” ujar Morino seperti dilansir sciencedaily.com.
Dalam salah satu penelitiannya tersebut, Marino dan Lilienfeld menyebutkan bahwa lumba-lumba hanya dapat membantu anak autis dalam berinteraksi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi ini hanya akan dapat menimbulkan efek relaksasi yang bersifat sementara. Dosen biologi senior ini juga menambahkan, bahwa konsumen yang membayar ribuan dolar untuk mengikuti terapi ini tidak hanya akan merugi secara finansial, akan tetapi juga dapat berisiko terkena infeksi dan cedera.
Morino menuturkan, dengan terus menggunakan terapi ini, artinya mereka juga telah mendukung upaya eksploitasi terhadap lumba-lumba. “Jika orang-orang tahu bagaimana cara hewan-hewan ini ditangkap, saya pikir, mereka tidak akan mau berenang bersama atau berpartisipasi dalam terapi pengobatan lumba-lumba ini,” paparnya.***

Minggu, 27 Maret 2016

pemeran uttaran

Biodata Foto Pemain Uttaran ANTV - Kita akan bisa menikmati tontonan yang sangat apik sekali dimana untuk ANTV akan menayangkan drama India Uttaran, dimana untuk film Uttaran ini akan mempunyai sinopsi Uttaran Episode 1 - 1500 akhir, memang untuk Drama India Uttaran memang sangat panjang sekali karena akan mengisahkan dari anak-anak hingga dewasa. Sehingga untuk Drama India ini akan sangat panjang sekali, tetapi jangan kawatir tidak akan seperti sinetron yang ada di Indonesia kok, karena ini salah satu drama yang sangat menarik karena mimpi seorang gadis dan persahabatan dirinya.

Uttaran ini berkisah tentang dua anak manusia yang sangat akrab dan bersahabat dari kecil hingga dewasa mereka ini saling menghargai satu sama lainnya, dan pemeran dari Ichcha Cilik Adalah Sparsh Khanchandani  ini mempunyai teman yang sangat baik dia adalah Tapasya Cilik diperankan oleh Ishita Pachal. Untuk yang sudah dewasa Ichcha Dewasa di Perankan Tina Dutta dan untuk Tapasya Dewasa di Perankan Rashmi Desai.

Disini kami akan berbagi dengan anda semua tentang Nama Pemain Uttaran, Biodata Pemain Uttaran , Foto Pemain Uttaran dan sinopsi Uttaran yang bisa kami sampaikan untuk anda semua dengan penggalan cerita yang bisa kamu ketahui disini selengkapnya sobat semua. Ini akan menjadi film romantis, pertemanan dan juga percintaan yang rumit. Kalau gitu lihat dibawah ini ya.

Foto Pemain Uttaran












Biodata Pemain Uttaran

1. Rashmi Desai (Pemeran Tapasya dewasa )


Biodata Rashmi Desai

Nama : Rashmi Desai (Divya Desai)
Tanggal lahir : 4 Agustus 1986
Tempat lahir : Nagaon, India
Tinggi badan : 5’2″(kira2)
Zodiak : Leo
Pasangan : Nandish Sandhu
Kewarganegaraan : Indian
Profesi : Model, Aktris, Presenter, Penari
Orangtua : Rasila Ajay Desai

Biografi Rashmi Desai

Rashmi Desai adalah salah satu aktris televisi India yang cukup populer. Namanya melejit sejak berperan sebagai Tapasya di serial televisi populer, “Uttaran” di Colors TV. Dia telah bermain di banyak film kelas B sebelum tampil di serial televisi.

Dia juga pernah bermain di serial dalam bahasa Hindi, Assamese, Bengali, Manipuri dan Bhojpur. Drama seri terbaru yang dibintanginya adala serial “Nach Baliye 7”.

1.2. Ishita Panchal (Pemeran Tapasya cilik)


Biodata Ishita Panchal
Nama : Ishita Panchal
Tanggal lahir : 1 Desember 1998
Usia : 16 tahun
Popular TV show : Uttaran
Profesi : Aktris
Agama : Hindu
Zodiak : Sagittarius
Domisili : Mumbai, India

Biografi Ishita Panchal

Ishita Panchal lahir pada 1 Desember 1998. Dia adalah salah satu aktris cilik India. Ishita memulai karirnya dengan bermain di serial “Uttaran” dan mendapat peran sebagai Tapasya muda di Colors TV. Kemudia dia juga bermain dalam film “Ek vivaah Aisa Bhi”. Ishita adalah anak tunggal dari orang tua yang berprofesi sebagai dokter.

2. Biodata Tina Dutta (Pemeran Ichcha dewasa )


Biodata Tina Dutta

Nama : Tina Dutta
Tanggal lahir : 27 November 1986
Tempat lahir : Kolkata, West Bengal , India
Usia : 28 tahun
Tinggi badan : 5’1″(kira2)
Popular TV show : Uttaran
Zodiak : Sagittarius
Domisili : Mumbai

Biografi Tina Dutta

Tina Dutta adalah seorang aktris televisi India. Dia lahir pada tanggal 27 November 1986 di Kolkata, Bengal Barat, India. Dia memiliki mimpi untuk menjadi seorang aktris sejak kecil. Dia memulai debutnya di dunia akting pada usia yang sangat dini yaitu dari umur 5 tahun. Di serial “Uttaran” ini, Tina Dutta berperan sebagai pemeran utama yaitu Ichcha.

2.2. Sparsh Khanchandani (Pemeran Ichcha cilik)


Biodata Sparsh Khanchandani

Nama : Sparsh Khanchandani
Tanggal lahir : 11 Oktober 2000
Tempat lahir : India
Umur : 14 tahun
Sekolah : Kendriya Vidyalaya.
Profesi : Aktris cilik
Ayah : Purshotam Khanchandani, seorang pengacara
Ibu : Sarita, seorang guru
Zodiak : Libra

Biografi Sparsh Khanchandanib

Sparsh Khanchandani adalah seorang aktris cilik India. Dia adalah salah satu wajah muda paling populer dari televisi India. Dia seorang anak yang cerdas, lugu, dan sangat berbakat. Dia telah memainkan peran yang cerdas dan lucu sebagai Rashi di serial “Parvarrish” yang ditayangkan SONY. Dalam serial “Uttaran” ini, Sparsh Khanchandani berperan sebagai Ichcha cilik.

3. Sreejita De (Pemeran Mukta Vishnu)


Biodata Sreejita De

Nama : Sreejita De
Tanggal lahir : 19 Juli 1989
Tempat lahir : Haldia, West Bengal, India
Umur : 26 tahun
Tinggi badan : 5’3″(kira2)
Berat badan : 52 kg
Zodiak : Cancer
Sekolah : St. Xavier’s Haldia
Lulusan : Mass Media from Ruia College
Status : Single
Profesi : Model, Aktris
Debut Film : Tashan (2008)
Debut Serial : Kasauti Zindagi Kay (2007)

Biografi Sreejita De
Sreejita De lahir pada 19 Juli 1989. Dia merupakan seorang aktris India yang sering muncul dalam film Bollywood dan acara televisi. Dia memulai debutnya dalam drama seri “Kasautii Zindagii Kay” (2007). Namanya semakin terkenal saat berperan sebagai Mukta di serial “Uttaran” yang ditayangkan oleh Colors TV. Saat ini Sreejita De bermain sebagai Shreya Pethawala dalam serial “Tum Hi Ho Bandhu Sakha Tumhi” yang ditayangkan Zee TV.

4. Mrunal Jain (Pemeran Akaash Chaterji)


Biodata Mrunal Jain

Nama : Mrunal Jain
Tanggal lahir : 9 Januari 1985
Tempat lahir : Mumbai
Umur : 30 tahun
Tinggi badan : 5’10″(kira2)
Berat badan : 83 Kg
Agama : Hindu
Zodiak : Capricorn
Hobby : Tennis, Renang

Biografi Mrunal Jain

Mrunal Jain adalah seorang aktor televisi dan film India. Mrunal lahir pada 9 Januari 1985. Ia memulai karirnya di serial “Kahaani Hamaaray Mahaabhaarat Ki” atau “Kejayaan Mahabharata” dan berperan sebagai Krishna. Setelah itu dia bermain di serial “Bandini” sebagai Hiten.

Dia juga bermain di serial “Hitler Didi”sebagai Sameer.Di serial “Uttaran” ini, Mrunal Jain akan berperan sebagai Akaash Chaterji.

5. Ajay Chaudhary (Pemeran Vishnu Kashyav)


Biodata Ajay Chaudhary

Nama : Ajay Chaudhary
Tanggal lahir : 25 November 1983
Tempat lahir : India
Umur : 31 tahun
Zodiak : Sagitarius
Domisili : Mumbai, India
Profesi : Aktor

Biografi Ajay Chaudhary

Ajay Chaudhary adalah seorang aktor televisi India yang lahir pada tanggal 25 November 1983. Pada 16 Januari 2013 lalu, Ajay menikah dengan aktris bernama Jyoti Makker. Awalnya Ajay adalah seorang model namun akhirnya ia terjun ke dunia akting.

Namanya langsung melejit saat dia bermain serial “Love Story” dan berperan sebagai Dev. Di serial “Uttaran”, Ajay berperan sebagai Vishnu.

6. Saurabh Raj Jain / Bharat Chawda (Pemeran Yuvraj Veer Singh Bundela)


Biodata Saurabh Raj Jain

Nama : Saurabh(baca: sorab) Raj Jain(baca: jen)
Tanggal lahir : 1 Desember 1981
Status : Menikah
Agama : Jain
Domisili : Mumbai
Kota asal : Delhi
Hobi & minat : Football & gym

Biografi Saurabh Raj Jain

Saurabh adalah aktor serial senior. saurabh memulai kariernya pada tahun 2004 di serial Remix. Namun baru pada tahun 2011 dia menjadi terkenal setelah berperan sebagai Dewa Wisnu di serial Devon Ke Dev..Mahadev & sebagai Yuvraaj Singh Veer Bundela. Mengenai perannya sebagai Dewa Krishna di serial Mahabharata, dengan rendah hati Saurabh berkata: "Dewa Krishna sendirilah yg memilihku untuk memerankannya." Kini dirinya bermain di Drama India Uttaran Pemeran Yuvraj Veer Singh Bundela.

Pada tahun 2010 Saurabh menikahi Riddhima. Riddhima adalah putri pendeta Hindu dari Kashmir yg bekerja sebagai software engineer. Kisah cinta mereka tumbuh saat sama-sama menjadi murid akademi dance. Suatu hari Saurabh menawarkan diri untuk mengantar Riddhima pulang namun saat itu ditolak. Ketika Saurabh menawarkan diri untuk kedua kali, Riddhima baru setuju. Sejak saat itu mereka menjalin hubungan.

Daftar Pemain Serial Uttaran lainnya :

Nandish Sandhu / Vikas Bhalla sebagai Veer Singh Umed Singh Bundela
Ayub Khan sebagai Jogi Thakur
Pyumori Mehta sebagai Divya Jogi Thakur
Pratima Kazmi sebagai Sumitra Devi
Vaishali Thakkar sebagai Damini Ragendra Bharti
Varun Toorkey sebagai Sankrant
Gaurav Chopra sebagai Raghuvendra Pratap Rathore
Gaurav S Bajaj sebagai Aman Verma

Sinopsis Uttaran

Uttaran berkisah tentang persahabatan dua anak perempuan dengan latar belakang ekonomi keluarga yang berbeda. Tapasya adalah seorang putri dari pasangan yang kaya, Divya dan Jogi Thakur. Sementara Ichcha ( Sindhu ) adalah seorang putri dari keluarga miskin, Damini Bharati.

Ichcha dan ibunya hidup dari bantuan keluarga lain sebagai pembantu. Ichcha menggunakan pakaian dan harta benda lainnya yang diberikan oleh Tapasya. Walau semuanya barang bekas, Ichcha menerima dan memakainya dengan senang hati, karena gadis kecil itu bermimpi menjadi seorang bidadari.

Terlepas dari perbedaan besar status sosial mereka, kedua gadis itu bersahabat. Jogi Thakur, ayah Tapasya, tanpa sengaja mengetahui kalau dulu ialah yang dengan sengaja menyebabkan kematian ayah Ichcha. Jogi dilanda perasaan bersalah  dan memutuskan untuk menjadi bapak angkat Ichcha, dengan memberikan asuhan terbaik. Namun itu tak berjalan mulus, rasa cemburu diam-diam merayap di hati anak perempuannya sendiri, Tapasya. Karena Ichcha bisa memenangkan hati keluarga Tapasya dengan sifat sederhana dan karakter baik yang dimilikinya.

Bibinya Divya (ibu Tapasya), Sumitra Devi ( Nani ), menjadi sangat benci pada Damini dan Ichcha. Ia meracuni pikiran Tapasya untuk memusuhi teman baiknya itu. Sumitra menyebarkan fitnah yang tidak-tidak tentang Ichcha dan Damini pada Tapasya, hingga Tapasya mulai membenci sahabatnya itu. Belum lagi saat dua teman baik ini mulai mengenal cinta, semakin dalam aja jurang permusuhan yang dimanfaatkan oleh mereka yang iri.

Dengan apa yang kami sampaikan diatas tentang sinopsis Uttaran, Pemain Uttaran, Foto Uttaran dan Biodata Uttaran dan juga Biografi Uttaran yang sudah kami tulis untuk kamu semua yang suka dengan film India yang tayang setiap hari hanya di ANTV sobat semua.

biodata tina dutta

Biodata dan Foto Tina Dutta Terbaru

Tina Dutta Pemeran Ichcha (Ica) dan Meethi di Uttaran - Profil Lengkap dan Foto Terbaru

Selamat pagi pagi menjelang siang semuanya,, setelah beberapa hari ini tidak mengupdate blog ini dikarenakan suatu hal sekarang saya akan mulai mengupdate blog ini kembali, dan setelah sebelumnya saya memberikan informasi mengenai biodata dan foto artis pemain sinetron di televisi lokal sekarang saya akan memberikan Biodata dan Foto artis dari luar negeri, yaitu artis yang berperan dalam Film / Sinetron / Drama / Serial TV india yang berjudul Uttaran yang ditayangkan di Colors TV, yang mana sekarang ini juga ditayangkan di tayangkan diindonesia melalui stasiun televisi ANTV. Ratting televisi Uttaran diindonesia pun juga termasuk bagus, mungkin memang karena cerita uttaran ini bagus ditambah lagi pemerannya cantik-cantik dan ganteng-ganteng, jadi banyak yang menyukainya. dan disini saya bagikan mengenai biodata dan foto salah satu pemainnya yang mana merupakan pemeran Ichcha (ica) dewasa dan juga Meethi. tokoh ica dalam uttaran ini diperankan oleh Tina Dutta, jadi berikut ini saya bagikan mengenai biodata dan foto Tina Dutta terbaru, buat kalian yang sedang mencair cari inforamsi ini silahkan langsung saja simak ulasan mengenai Biodata dan Foto Tina Dutta berikut ini.

Biografi Lengkap Tina Dutta

Tina Dutta merupakan seorang artis india yang lahir pada tanggal 27 November 1986, Tina Dutta  lahir di Kolkata, Bengal Barat, India. Tina Dutta merupakan artis yang telah lama memasuki dunia ini, dia memulai kariernya sudah sejak dia masih kecil, tepatnya ketika dia baru berumur 5 tahun. dan hingga sekarang ini Tina Dutta telah bermain dalam berbagai macam judul serial televisi.

Acara televisi paling lama Tina Dutta yaitu Drama yang berjudul Uttaran, dalam drama ini Tina Dutta berperan sebagai pemeran utama, yaitu Ichcha (ica). Ichcha merupakan seorang anak yang lahir dari kalangan yang menengah kebawah, ibunya hanya seorang Pekerja Rumah tangga, namun kemudian Ichcha bersahabat dengan Tapasya seorang anak yang lahir dari orang kaya. mereka bersahabat namun banyak sekali permasalahan yang membuat persahabatan mereka menjadi hancur. mulai dari mereka masih kecil hingga mereka dewasa. dalam drama ini Tina Dutta mempunyai peran ganda, selain sebagai Ichcha, Tina Dutta juga merupakan pemeran Meethi. dan untuk mengetahui kisah lengkap nya silahkan tonton saja Uttaran yang ditayangkan ANTV dengan bahasa indonesia, yang mana tayang setiap hari disore hari.

Profile Biodata dan Biografi Tina Dutta

Dan berikut ini saya bagikan mengenai Profil biodata Tina Dutta terlengkap, buat kalian yang ingin mengentahui siapa
itu Tina Dutta ini silahkan langsung saja simak biodata lengkap Tina Dutta berikut ini.

Biodata Tina Dutta

Nama Lengkap : Tina Dutta
Nama Lain : Tinaa Dattaa
Tempat lahir : Kolkata, Bengal Barat, India
Tanggal lahir : 27 November 1986
Tempat Tinggal : Mumbai
Zodiak : Sagittarius
Twitter : @iamTinaDatta

Film Tina Dutta

  • Chokher Bali (ditahun 2003)
  • Parineeta (ditahun 2005)
  • Chirodini Tumi Je Amar (ditahun 2008)

Serial TV Tina Dutta

  • Khela (ditahun 2007)
  • Uttaran (ditahun 2008 hingga 2015)
  • Comedy Circus (ditahun 2009)

Fakta-Fakta Tina Dutta Terlengkap

dan dibawah ini juga saya berikan mengenai Fakta-Fakta Tina Dutta, mungkin diantara kalian ada yang bertanya seperti ini Tina Dutta Itu Lahirnya kapan ? Tempat Lahir Tina Dutta Dimana ? Umur Tina Dutta Sekarang ini Berapa ? Berapa No Hp / No Telp. Tina Dutta yang asli ? Berapa Pin BBM Tina Dutta yang Real ? Apa ID LINE Tina Dutta ? Apa Agama Tina Dutta ? Dimana Tina Dutta Tinggal ? Alamat Rumah Tina Dutta Dimana ? Siapa pacar Tina Dutta saat ini ? jadi berikut adalah fakta-fakta Tina Dutta terlengkap untuk sedikit membantu menjawab dari pertanyaa-pertanyaan diatas.
  1. Tina Dutta merupakan nama aslinya
  2. Tina Dutta lahir pada tanggal 27 November 1986
  3. Tempat lahir Tina Dutta yaitu di Kolkata, Bengal Barat, India
  4. Sekarang ini Tina Dutta berdomisili di Mumbai
  5. Tina Dutta berperan ganda dalam Uttaran
  6. Akun Twitter Asli Tina Dutta adalah @iamTinaDatta
  7. Akun Instagram Asli Tina Dutta yaitu @dattaatinaa
  8. No HP / No Telp Asli Tina Dutta adalah **
  9. ID Line Tina Dutta yaitu **
  10. Pin BBM asli Tina Dutta Adalah **

Foto-Foto Tina Dutta Terbaru

Dibawah ini saya berikan juga mengenai Foto Terbaru Tina Dutta, foto-foto Tina Dutta yang saya berikan dibawah ini saya dapatkan dari berbagai sumber diinternet, seperti Foto Tina Dutta Dari Instagram, Gambar Tina Dutta Dari Twitter, Image Tina Dutta dari Google Image, Poto Tina Dutta dari Facebook, Dan Photos Tina Dutta dari berbagai sumber yang lainnya, jadi buat kalian yang ingin melihat kumpulan foto Tina Dutta terlengkap dan terbaru silahkan saja untuk melihat koleksi foto Tina Dutta yang saya bagikan dibawah ini.

Foto Tina Dutta Pemeran Ichcha (Ica) di Uttaran
Foto Tina Dutta Pemeran Ichcha (Ica) di Uttaran


Foto Cantik Tina Dutta Terbaru
Foto Cantik Tina Dutta Terbaru

Photo Terbaru Tina Dutta Pemeran Ica di Uttaran
Photo Terbaru Tina Dutta Pemeran Ica di Uttaran

Gambar Tina Dutta Pemain Uttaran ANTV
Gambar Tina Dutta Pemain Uttaran ANTV

Foto Wow Tina Duta Pemeran Tokoh Ichcha
Foto Wow Tina Duta Pemeran Tokoh Ichcha

Foto Tina Duta dengan model rambut baru dan pakai kacamata
Foto Tina Duta dengan model rambut baru dan pakai kacamata

Foto Tina Duta Cantik Paling Baru
Foto Tina Duta Cantik Paling Baru

Foto Selfie Tina Dutta Terbaru
Foto Selfie Tina Dutta Terbaru

Foto Wajah Asli Tina Dutta Tanpa Make Up
Foto Wajah Asli Tina Dutta Tanpa Make Up

Foto Tina Dutta Ketika Ulang Tahun
Foto Tina Dutta Ketika Ulang Tahun

Foto Tina Dutta Model Rambut Baru
Foto Tina Dutta Model Rambut Baru


Biodata dan Foto Tina Dutta Terbaru dan Terlengkap

Itulah berbagai informasi mengenai Tina Dutta yang dapat saya berikan kepada kalian semuanya, saya hanya dapat membagikan ini saja karena hanya ini yang saya ketahui mengenai Tina Dutta ini, jadi untuk artikel mengenai biodata dan foto artis kali ini sudah cukup sampai disini dulu, semoga artikel ini dapat membantu kalian semua yang membutuhkan

biografi R.A Kartini

Biografi RA Kartini - Pahlawan Pergerakan Nasional



RA (Raden Ajeng) Kartini dalam biografinya merupakan seorang pejuang emansipasi perempuan Indonesia. Kehidupan keluarga bangsawan Jepara sepertinya tidak berhasil menggoda RA Kartini untuk hidup bermewah-mewah. Kala itu, Kartini justru sibuk memikirkan kaumnya (perempuan Indonesia) supaya bisa mendapatkan Pendidikan dan berbuat lebih banyak lagi. Semangatnya yang begitu gigih untuk memajukan perempuan terangkum dengan jelas dalam karyanya Habis Gelap Terbitlah Terang. Kartini memang sudah lama tiada, tapi jati diri Pahlawan Pergerakan Nasional ini akan terus menjadi inspirasi dalam perjuangan perempuan. Jejak perjuangan yang mengagumkan itulah yang berusaha kami angkat kembali melalui Biografi ini.

Biografi RA Kartini (1879 - 1904)

Biografi RA Kartini - Pahlawan Pergerakan Nasional

Biodata Raden Ajeng Kartini

Lahir: Jepara, 21 April 1879
Meninggal: Rembang, 17 September 1904
Dimakamkan: Makam Keluarga Kartini
Pasangan/Suami: Raden Adipati Joyodiningrat
Anak: Soesalit Djojoadhiningrat
Orang tua: Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat (Ayah) & M.A. Ngasirah (Ibu)
Pendidikan: E.L.S. (Europese Lagere School)
Karya: Habis Gelap Terbitlah Terang
Penghargaan: 
  • Pahlawan Pergerakan Nasional (1964)
  • Hari lahirnya ditetapkan sebagai Hari Kartini

Biografi Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara, Jawa Tengah, tanggal 21 April 1879. Ayahnya adalah Bupati Jepara, Raden Mas Adipati Aria Sosroningrat, yang tercatat merupakan salah seorang dari 4 orang berpangkat Kanjeng Bupati yang ketika itu mampu membaca, menulis dan berbicara dalam bahasa Belanda. Dengan status jabatan ayahnya yang tinggi memungkinkan bagi Kartini untuk bersekolah. Namun ada batasan yang tidak mungkin rasanya untuk dilanggar, sekalipun Ia anak Bupati: masa sekolahnya harus 'tamat' ketika usianya telah menginjak 12 tahun. Wanita berusia 12 tahun harus dipingit. Tidak diperkenankan keluar rumah lagi. Tugasnya hanya tinggal menunggu lelaki yang kelak datang untuk melamarnya. Ia akan membentuk keluarga baru. Dan kelak jika Ia mempunyai anak perempuan, ia pun akan menerapkan 'sistim' itu pula guna melestarikan adat istiadat leluhur. Begitu yang terjadi pada wanita Jawa waktu itu dan begitu pula yang harus dilakukan Kartini. Padahal Kartini mempunyai cita-cita yang amat tinggi. Ia ingin menjadi guru.

Ketika memasuki masa 'penantian' lelaki yang akan datang melamarnya, Kartini masih diperbolehkan 'berteman' dengan buku. Namun justru karena 'teman' nya itu wawasan dan pengetahuannya malah semakin terbuka. Ia malah semakin mengerti, adat-istiadat yang harus dipegangnya teguh-teguh ternyata erat-erat membelenggunya. Adat istiadat itu berlawanan dengan kodratnya sebagai manusia. Ia sangat yakir. Tuhan tidak pemah sekali-kali salah menciptakan dirinya sebagai manusia berjenis kelamin wanita. Yang jelas salah adalah makhluk ciptaan Tuhan bernama manusia yang menciptakan adat istiadat itu! Adat istiadat yang membuat cita-citanya menjadi guru laksana menyentuh langit!

Kartini sangat gelisah. Berulang-ulang Ia bertanya pada dirinya sendiri, mengapa hal itu harus terjadi? Mengapa kaum lelaki tidak harus mengalami seperti yang dialami diri dan kaumnya? Namun ia tidak menemukan jawaban yang memuaskan kegelisahannya. Yang ia tahu, itu semua karena adanya pagar teramat kuat bernama adat-istiadat. Itu saja.

Terbetik pula keinginan Kartini untuk melompati pagar teramat kuat itu dan ia yakin mampu melakuk annya. Ia merasa mampu mengejar cita-citanya menjadi guru. Namun yang tidak mampu dan tidak mungkin dilakukannya adalah mencorengkan arang di kening orang tuanya. Pendobrakannya pada adat istiadat sudah pasti akan membuat orang tuanya mendapat malu dan kehinaan yang sangat. Jelas Ia tidak berani dan juga tidak berniat membuat ayah dan ibunya mendapat malu dan kehinaan atas kelakuannya. Namun, apa yang harus Ia lakukan? Kartini tidak tahu jawaban pastinya. Dan itu semakin membuatnya gelisah.

Segala yang meresahkan hatinya, segala yang memenuhi benak dan pikirannya serta segala yang dirasakannya dengan kodratnya sebagai wanita Jawa diungkapkannya melalui surat-surat yang lantas dikirimkannya ke teman dekatnya, Abendanon, yang menjadi Direktur Pengajaran Belanda. Kelak, kumpulan surat-surat Kartini itu dibukukan dan diberi judul Door Duistemis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang). Selain surat pribadi kepada Abendanon, Kartini juga mengirimkan surat permohonan untuk mendapatkan bea siswa untuk bersekolah di Belanda.

Dalam masa pingitan, Kartini memang sempat 'melawan' pagar kuat itu. Perlawanannya ditunjukkannya dengan membuka Sekolah bagi ának-anak perempuan yang tinggal di sekitar kediamannya. Ia mengerti, amat banyak perempuan yang sama sekali tidak pernah mendapatkan pendidikan. Ia ingin berbagi. Diajarinya anak-anak perempuan itu membaca, berhitung, menyanyi dan aneka keterampilan layaknya yang biasa didapatkan di sekolah. Ia sangat senang bisa berbuat itu. Kepuasannya menjadi ‘guru’ sejenak mengobati kerinduannya untuk menjadi guru yang sesungguhnya.

Pagar kuat bernama adat istladat itu hampir saja bisa dilompati Kartini ketika datang surat dari Belanda yang mengabulkan permohonannya untuk bersekolah di Belanda. Bea siswa telah tersedia untuknya. Cita citanya menjadi guru bukan lagi seperti menyentuh langit baginya. Namun surat itu datang tidak tepat waktu. Masa pingitannya hampir berakhir. Bupati Rembang, Raden Adipati Joyodiningrat telah siap menjadi suaminya. Ia harus memasuki pintu rumah tangganya sendiri. Cita-citanya menjadi guru kembali laksana menyentuh langit!

Sekalipun dari balik tembok pingitan namun Kartini tahu, ada seorang pemuda cerdas yang sangat membutuhkan bea siswa untuk melanjutkan pendidikannya. Pemuda itu bukan berasal dari sukunya. Ia berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Agus Salim namanya. Kartini ingin berbuat baik bagi sahabat Sebangsanya itu. Ia pun kembali mengirimkan surat ke Belanda dan memohon agar bea siswa itu diberikan kepada Agus Salim. Sayang, Agus Salim tidak memanfaatkan kebaikan Kartini itu dengan alasan yang hanya Agus Salim sendiri saja yang tahu.

Kartini seketika melupakan keindahan suasana belajar di negeri Belanda ketika ia telah membuka pintu rumah tangganya sendiri. Ia telah bersuami. Ia telah menjadi milik seorang lelaki. Ia harus melayani lelaki itu dengan sebaik-baiknya seperti yang dilakukan ibunya terhadap ayahandanya. Sayang, usia Kartini tidak sepanjang angan-angan dan harapannya. 3 hari sesudah melahirkan putranya, Kartini kembali kepada Tuhan Yang Maha Pencipta dalam usianya yang terbilang sangat muda, 25 tahun. Ia meninggal dunia 17 September 1904. Raden Ajeng Kartini telah tiada. Keinginannya untuk melompati pagar kuat bemama adat istiadat itu kini telah diwakili perempuan-perempuan Indonesia. 
Habis Gelap Terbitlah Terang benar-benar menjadi kenyataan. Kondisi 'gelap' yang dialami Kartini telah berubah 'terang benderang' bagi perempuan-perempuan Indonesia lainnya. Itulah jasa besar Kartini yang tiada mungkin dilupakan oleh perempuan-perempuan Indonesia yang menjadi bebas sebebas-bebasnya untuk meraih apapun juga yang menjadi cita-citanya. Perjuangan yang dilakukan Raden Ajeng Kartini sangat dihargai Pemerintah Indonesia hingga putrid Jepara yang cantik itu dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Pergerakan Nasional pada tahun 1964. 
Sekian uraian tentang Biografi RA Kartini - Pahlawan Pergerakan Nasional, semoga bermanfaat.

biografi Habibie

Biografi B.J Habibie

Advertisement
Biografi B.J HabibieBiografi B.J Habibie - Banyak orang mencari mengenai kisah, profil atau biografi singkat B.J Habibie. Dia adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia dan juga Presiden ketiga Republik Indonesia, dialah Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak.

Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca ini dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar, namun ia harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung saat ia sedang shalat Isya.

Tak lama setelah ayahnya meninggal, Ibunya kemudian menjual rumah dan kendaraannya dan pindah ke Bandung bersama Habibie, sepeninggal ayahnya, ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya terutama Habibie.

Karena kemauan untuk belajar Habibie kemudian menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

Masuk ITB dan Kuliah di Jerman
Karena kecerdasannya, Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung), Ia tidak sampai selesai disana karena beliau mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya di Jerman, karena mengingat pesan Bung Karno tentang pentingnya Dirgantara dan penerbangan bagi Indonesia maka ia memilih jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH).

Ketika sampai di Jerman, beliau sudah bertekad untuk sunguh-sungguh dirantau dan harus sukses, dengan mengingat jerih payah ibunya yang membiayai kuliah dan kehidupannya sehari-hari. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1955 di Aachean, 99% mahasiswa Indonesia yang belajar di sana diberikan beasiswa penuh. Hanya beliaulah yang memiliki paspor hijau atau swasta dari pada teman-temannya yang lain.

Musim liburan bukan liburan bagi beliau justru kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Sehabis masa libur, semua kegiatan disampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, mereka; lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian.
B.J Habibie ketika Memberikan Ceramah
Beliau mendapat gelar Diploma Ing, dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 dengan predikat Cumlaude (Sempurna) dengan nilai rata-rata 9,5, Dengan gelar insinyur, beliau mendaftar diri untuk bekerja di Firma Talbot, sebuah industri kereta api Jerman.

Pada saat itu Firma Talbot membutuhkan sebuah wagon yang bervolume besar untuk mengangkut barang-barang yang ringan tapi volumenya besar. Talbot membutuhkan 1000 wagon. Mendapat persoalan seperti itu, Habibie mencoba mengaplikasikan cara-cara kontruksi membuat sayap pesawat terbang yang ia terapkan pada wagon dan akhirnya berhasil.

Setelah itu beliau kemudian melanjutkan studinya untuk gelar Doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean kemudian Habibie menikah pada tahun 1962 dengan Hasri Ainun Habibie yang kemudian diboyong ke Jerman, hidupnya makin keras, di pagi-pagi sekali Habibie terkadang harus berjalan kaki cepat ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidupnya kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya.

Istrinya Nyonya Hasri Ainun Habibie harus mengantri di tempat pencucian umum untuk mencuci baju untuk menghemat kebutuhan hidup keluarga. Pada tahun 1965 Habibie mendapatkan gelar Dr. Ingenieur dengan penilaian summa cumlaude (Sangat sempurna) dengan nilai rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean.

Rumus Faktor Habibie
Rumus yang di temukan oleh Habibie dinamai "Faktor Habibie" karena bisa menghitung keretakan atau krack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang sehingga ia di juluki sebagai "Mr. Crack". Pada tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. Dari tempat yang sama tahun 1965.

Kejeniusan dan prestasi inilah yang mengantarkan Habibie diakui lembaga internasional di antaranya, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l'Air et de l'Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat).

Sementara itu penghargaan bergensi yang pernah diraih Habibie di antaranya, Edward Warner Award dan Award von Karman yang hampir setara dengan Hadiah Nobel. Di dalam negeri, Habibie mendapat penghargaan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana.
B.J Habibie dan Nyonya Ainun Habibie
Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita.

Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

B.J Habibie Kembali Ke Indonesia
Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia ke 3.

Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.
....Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun. Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat dari negara mereka!
Pada tanggal 22 Mei 2010, Hasri Ainun Habibie, istri BJ Habibie, meninggal di Rumah Sakit Ludwig Maximilians Universitat, Klinikum, Muenchen, Jerman. Ia meninggal pada hari Sabtu pukul 17.30 waktu setempat atau 22.30 WIB.

Kepastian meninggalnya Hasri Ainun dari kepastian Ali Mochtar Ngabalin, mantan anggota DPR yang ditunjuk menjadi wakil keluarga BJ Habibie. Ini menjadi duka yang amat mendalam bagi Mantan Presiden Habibie dan Rakyat Indonesia yang merasa kehilangan.

Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas.
....Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya...saya mau kasih informasi, Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu" Papar BJ Habibie.
Film Habibie dan Ainun
Pada Awal desember 2012, sebuah film yang berjudul "Habibie dan Ainun" diluncurkan, film ini Mengangkat kisah nyata tentang romantisme kedua saat remaja hingga menjadi suami istri dan saat ajal memisahkan mereka. Film yang diambil dari buku terlaris karya BJ Habibie, Film ini di garap oleh dua sutradara yaitu Faozan Rizal dan Hanung Bramantyo, dengan pemeran Reza Rahadian sebagai Habibie dan Bunga Citra Lestari sebagai Ainun Habibie.
Buku Habibie dan Ainun
Cover Film Habibie dan Aiunun
Pidato BJ Habibie ketika berkunjung Ke Garuda Indonesia
Dik, anda tahu, saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan “Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur, Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan
Advertisement
Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara.

Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara.

Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.

Sekarang Dik, anda semua lihat sendiri, N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini.

Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

Dik tahu di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia. Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa.

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua?
...Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun. Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!

Pak Habibie menghela nafas, Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....
... Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia.

Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
− Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten− C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis− D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
..Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik, organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu...
...Dik, saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar.

Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya, saya mau kasih informasi...... Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu.

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam, seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan...
...Dik, kalian tau, 2 minggu setelah ditinggalkan ibu, suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu... Ainun.... Ainun ........ Ainun ........saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini...’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
  1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!
  2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus...
  3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.
Saya pilih opsi yang ketiga...
*(dari tayangan program di stasiun televisi 27 Januari 2012, P.Habibie bercerita, ternyata ada 4 opsi,bukan 3, dimana opsi yang belum tersebut di atas adalah, P.Habibie diminta bercerita tentang apa saja tentang bu Ainun kepada dokter, hampir sama dengan opsi 2)

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu).. ia melanjutkan pembicaraannya;

Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun.......dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia.

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat..... saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya.

Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia.

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata.......
Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;
...Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui...

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia.

Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis.

Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu, semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh Habibie dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif.”

Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :
  • VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
  • Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
  • Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
  • Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
  • CN - 235
  • N-250
Dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
  • · Helikopter BO-105.
  • · Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
  • · Beberapa proyek rudal dan satelit.
Sebagian Tanda Jasa/Kehormatan B.J Habibie :
  • 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
  • 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
  • Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
  • 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
  • 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
  • 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
  • 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
  • 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
  • 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
  • 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
  • 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
  • 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
  • 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia.
Itulah sekelumit kisah tentang biografi B.J Habibie, banyak hal menarik dan inspiratif yang bisa dipetik dari kisah perjuangan beliau bersama dengan istrinya, Nyonya Ainun Habibie. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca biografiku.com sekalian.

Berikut Daftar Biografi atau Profil Presiden yang pernah memimpin Indonesia :
  1. Biografi Ir. Soekarno Presiden Pertama Indonesia
  2. Biografi Soeharto Presiden Kedua Indonesia 
  3. Biografi B.J Habibie Presiden Ketiga Indonesia 
  4. Biografi KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Presiden Keempat Indonesia 
  5. Biografi Megawati Soekarno Putri Presiden kelima Indonesia
  6. Biografi Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Keenam Indonesia
  7. Biografi Joko Widodo (Jokowi) Presiden Ketujuh Indonesia (Sekarang)